Safety Leadership ( Kepemimpinan Dalam K3)

Kepemimpinan Dalam K3  / Safety Leadership  

Kepemimpinan dalam K3 adalah kunci yang sering terlupakan untuk keunggulan dalam kebanyakan aspek kehidupan. Demikian Juga pada penerapan Sistem Manajemen K3 / SMK3/ OHSAS 18001/ ISO 45001.

Ya aspek aspek Leadership dalam  Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (kepemimpinan dalam SMK3), ini tentu saja menjadi salah satu kunci yang sangat berperan. Bahkan bisa dikatakan tanpa kepemimpinan SMK3 yang dibangun hanya sebuah system yang tidak berjalan, semua dikerjakan hanya sekedar memnuhi persyaratan.

Kepemimpinan dalam SMK3

Akhirnya tujuan penerapan SMK3 tidak tercapai bahkan jauh dari jangkauan, Lalu apa saja sih yang diperlukan dalam Safety Laedership?

  1. Apakah Pemimpin di organisasi anda Peduli pada K3 Organisasi?
  2. Apakah mereka ikut mempromosikan pentingnya SMK3?
  3. Apakah mereka memahami dan menjalankan SMK3 dengan Baik dan Benar?

Baiklah, Mari kita bahas mengenai  Safety Leadership,  Ya dalam sebuah organisasi perilaku dari pemimpinnya tentu saja akan diikuti oleh anak buahnya, oleh sebab itu Ada  Hal- hal  yang Penting yang harus dilakukan untuk kepemimpinan dalam K3 (Safety Ledership)

  1. Pemimpin harus menunjukkan komitmen dan fokus pada keselamatan

Komitmen dan focus dalam K3 bisa ditunjukan diantara dengan, membuat, memahami, menerapkan kebijakan K3 dalam organisasi atau perusahaan. Selalu mengkampanyekan pentingnya SMK3 , dan akibat apabila karyawan tidak mematuhi hal hal terkait SMK3.

  1. Pemimpin harus menetapkan contoh keselamatan.

Banyak teori atau nasehat kepada anak buah tidak akan membuat mereka mau menjalankan apa yang kita inginkan, tauladan atau contoh lah yang akan memberikan dampak yang besar bagi implementasi K3 di dalam organisasi atau perusahaan.

  1. Pemimpin harus menciptakan harapan keselamatan yang tinggi.

Seberapa pun kondisi di organisasi, pemimpin harus tetap mendukung hal terkait dengan keselamatan kerja, pemimpin harus selalu memberikan harapan bagi karyawan, bahwa dengan menerapkan keselamatn kerja maka itu adalah hal yang benar seberapa sulit hal itu untuk dilakukan, pemimpin harus tetap memberikan supportnya.

  1. Nilai tinggi dan standar kinerja yang mendetil harus digunakan

Dalam keselamatan Kerja segala hal harus bisa ditetapkan dengan detil dan jelas, apalagi yang terkait dengan angka/ ukuran, hal ini tentu saja demi menjaga standard Kesehatan dan keselamatan kerja.  Pemimpin harus memastikan bahwa segala terkait aturan/ ukuran sudah dibuat dengan detil dengan standard yang tinggi.

  1. Pemimpin harus mendengarkan dan melibatkan tenaga kerja

Pemimpin harus selalu melibatkan tenaga kerja, Komunikasi dan partisipasi tenaga kerja harus selalu dijaga, karena mereka yang akan menjadi pelaku utama dalam implementasi SMK3, jadi ide masukan dari mereka sangat diperlukan.

  1. Pemimpin harus melakukan apa yang mereka katakan.

Pemimpin akan melakukan apa yang mereka katakan, apalagi terkait dengan K3, apabila dia meminta anak buah untuk selalu memakai APD, maka dia pun akan melakukan hal yang sama dengan demikian tenaga kerja juga akan menghormatinya.

  1. Pemimpin harus menghargai tujuan keselamatan.

Tujuan dan sasaran K3 dibuat sebagai guide dalam mengimplementasikan SMK3 dengan baik, seorang pemimpin harus menghargai dan terus menerus berusaha untuk dapat mencapai tujuan dari SMK3 yang dibangun.

  1. Karyawan harus dibuat merasa mereka adalah bagian dari sesuatu yang penting dalam implementasi SMK3

Implementasi SMK3 tidak akan berhasil tanpa keterlibatan semua pihak, untuk lebih meningkatkan keterlibatan itu maka pemimpin harus bisa membuat karyawan adalah bagian penting dari implementasi SMK3 ini.

  1. Pemimpin harus memperkuat, memberi penghargaan dan merayakan kesuksesan.

Pemimpin dalam K3 tentu saja harus bisa memperkuat,  implementasi SMk3, sekaligus bisa memberi penghargaan bagi tenaga kerja yang menjalankan SMK3 dengan sungguh sungguh.

  1. Setiap orang harus bertanggung jawab atas kinerja keselamatan.

Ya tanggung jawab terhadap K3, bukan Cuma pada pelaksana atau tenaga kerja termasuk pemimpinnya, para pemimpin harus bisa memahami dan menjalankan SMK3 dengan baik dan benar.

 

Demikian sedikit pembahasan mengenai kepemimpinan dalam implementasi SMK3 (Safety Leadership)